Electricity in Jatinangor

Berikut ini adalah tulisan saya yang tak terpakai untuk mengantar program Electricity in Jatinangor, 20 Maret 2010:

Poster designed by Galih and Sandya

Di manapun listrik menyala, niscaya sejatinya musik elektronik dapat hidup. Kisahnya yang bermula dari perangai osilasi telah beralih menjadi jejalan perangkat lunak dan cuplikan suara dalam ruang simpan sebuah komputer pangku. Dalam ruang ini, kreasi musik kembali berada di ranah pribadi. Musik kembali kepada perangai nakal dan eksperimental seseorang atau sebuah kolektif kecil. Di tengah keengganan dan kerisihan untuk mengungkap ranah pribadi ini yang cenderung liar dan eksperimental ini, beberapa penekun musik elektronik sepertinya tidak segan untuk berbagi beragam karya yang tercipta dari kamar tidur mereka. Jejaring musik seperti myspace dipenuhi pemuda-pemudi pemalu yang menghasilkan musik luar biasa dari sisi tempat tidur mereka. Komunitas seperti OpenLabs di Bandung membuka jalan bagi para penggiat ini untuk berkumpul, bertukar pikiran, beroleh ilmu, berlatih dan bermain bersama, serta bereksperimen lintas disiplin, seperti memadukan musik dengan visualisasi yang kompleks. Mereka yang sering tertampak di OpenLabs antara lain Bottlesmoker (yang tahun kemarin baru saja menyelesaikan tur Malaysia mereka), Asturiaz, Damina Tilada, Elemental Gaze, Desklap, Europe in de Tropen, These R Fake, dan Slylab. Di luar OpenLabs, masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang belum terjamah. Kemunculan netlabel-netlabel yang begitu terbuka terhadap musik elektronik, seperti In My Room dan Rumpfunk Records, memperluas kesempatan bagi gagasan-gagasan sisi tempat tidur untuk menjadi narasi besar.

Electricity in Jatinangor sejatinya adalah sebuah perkenalan dan sebuah ajakan. Sebuah perkenalan karena musik elektronik sangat jarang ditampilkan di Jatinangor dalam sebuah program yang spesifik sehingga Electricity dapat dianggap sebagai sebuah permulaan baru. Seluruh pemusik yang tampil dalam program ini mengusung keberagaman yang dapat membawa kita kepada suatu perkenalan dengan musik elektronik yang tengah berkembang di sekitar kita, setidaknya dalam kisaran Bandung hingga Tanjungsari. Penampilan sebagian besar pemusik dalam program ini pun akan ditingkahi dengan permainan visualisasi yang telah menjadi satu paket yang padu untuk memanjakan baik mata maupun telinga. Program ini juga adalah sebuah ajakan bagi mereka yang bermusik di sisi tempat tidur untuk keluar dari kamar mereka dan bergabung pada kesempatan berikutnya karena, apabila kondisi kelistrikan di Jatinangor memungkinkan (!), program ini niscaya akan terus berlanjut secara rutin.

Sandya Maulana

Pemuda pemalu yang bisa dikunjungi di www.myspace.com/dyaresidue

ELECTRICITY IN JATINANGOR

NGEUMONG CAFÉ AND LIBRARY

Jl. Raya Jatinangor 235, Jatinangor – Sumedang

Sabtu, 20 Maret 2010

Pukul 19.00 – Selesai

ASTURIAZ

Asturiaz dibentuk di Bandung pada awal tahun 2005. Nama Asturiaz berasal dari sebuah komposisi klasik karya Isaac Albeniz. Nama ini dipilih karena terdengar cocok, bukan karena band ini dipengaruhi oleh karya Isaac Albeniz. Asturiaz terdiri atas tiga pemuda arogan tak berguna yang bekerja sama menghasilkan karya seni yang menggugah intuisi, memaksa kita untuk menutup mata dan menikmati lagu-lagu mereka.

DISTANTYEARNINGALERT/DYA

Distantyearningalert semula adalah sebuah nama untuk kegiatan-kegiatan performance art yang dilakukan Sandya Maulana, tetapi kemudian berubah menjadi sebuah upaya untuk belajar menghasilkan musik, dan hingga kini proses pembelajaran ini masih berlanjut. Distantyearningalert bukanlah sebuah band an sich, tetapi lebih merupakan “cara untuk melakukan sesuatu” melalui musik. Saat ini, cara tersebut ada dua. Yang pertama adalah distantyearningalert, yang menghasilkan musik instrumental yang lebih eksperimental. Yang kedua adalah DYA, sebuah proyek kolaborasi Sandya Maulana pada musik, programing, synthesizer, dan perkusi dan Adyasa Devindra pada lirik, vokal, perkusi, dan gitar akustik, yang lebih berfokus pada menghasilkan lagu-lagu dengan sensitivitas pop yang inventif.

INTERNATIONAL DATELINE

International Dateline berawal dari sebuah gig dadakan di Prefere72 Café Bandung pada tahun 2006. Nama International Dateline dicomot dari judul lagu Ladytron. Beranggotakan Fanny sebagai programmer dan vokal, Ryan sebagai gitaris, dan Inan sebagai gitaris juga, band ini mengusung elektronik pop. Karena kesibukan masing-masing anggota, band ini belum merilis apapun, tetapi musiknya sudah dapat dinikmati di akun myspace mereka, www.myspace.com/internationaldateline.

SLYLAB

Slylab adalah band elektronik/ambient/IDM yang terbentuk pada Mei 2005. Slylab saat ini terbagi menjadi dua. Kedua bagian ini memiliki fokus yang berbeda. Slylab bagian pertama (part 1) beranggotakan Deon pada programing, synthesizer, dan kibor dan Rayhan pada gitar, vokal, noise, dan efek. Slylab part 1 berfokus pada musik yang lebih ambient, eksperimental, dan bising serta kerap memainkan space musik yang kelam dan bermuatan amarah emosional. Slylab bagian dua (part 2) terdiri atas Deon pada programing, synthesizer, kibor, dan gitar dan Devita pada vokal. Musik Slylab part 2 cenderung lebih kalem dengan beat yang konstan, lebih dreamy, dan dipengaruhi melodi shoegaze dan down-tempo.

SPACE AND MISSILE

Space and Missile adalah band rock instrumental dari Bandung yang mengusung genre post-rock. Musik dari band-band seperti Explosions in The Sky, Telefon Tel Aviv, Flica, God Is an Astronaut, Mute Math, Ratatat, dan ediT mempengaruhi Space and Missile baik dari segi aransemen maupun mixing. Proses perekaman dan mixing seluruh lagu Space and Missile dilakukan oleh anggota-anggotanya sendiri, sebuah proses do-it-yourself (DIY) yang dikerjakan dengan perangkat lunak dan keras sederhana, tetapi tidak mengabaikan kualitas musik. Konsep musik produksi kamar membuat anggota-anggota Space and Missile lebih nyaman dalam mengeksplorasi kreativitas penciptaan musik. Space and Missile telah menghasilkan empat buah lagu yang terdapat dalam album mini pertama mereka yang berjudul It Is a Sign of Insanity, dengan single berjudul “Free.”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s